DPRD TUBAN – Upaya mencari titik temu yang adil antara harapan masyarakat dan pihak korporasi terus dikawal secara intensif oleh DPRD Tuban. Pada agenda audiensi yang digelar hari ini, Rabu (29/7), Komisi 1 menyambut hangat kedatangan perwakilan Aliansi Masyarakat (AMPL) yang hadir untuk menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan lingkungan.
Pertemuan yang sedianya menjadi ruang diskusi bersama ini berlangsung dengan tertib. Pihak AMPL telah membawa rincian aspirasi yang menjadi harapan masyarakat sekitar. Namun, untuk menjaga agar dialog tetap berimbang, Komisi 1 menjadwalkan ulang agenda tersebut mengingat perwakilan manajemen PT. SIG berhalangan untuk hadir.
”Kami sangat mengapresiasi kehadiran teman-teman AMPL yang datang dengan niat baik. Aspirasi sudah kami terima dan catat. Namun, esensi dari sebuah audiensi adalah dialog dua arah yang setara. Agar kita bisa menghasilkan solusi yang benar-benar objektif dan saling menguntungkan (win-win solution),”. Jelas Suratmin, Ketua Komisi I DPRD Tuban.
Meski pertemuan tripartit tertunda, Suratmin memastikan bahwa langkah masyarakat tidak berhenti sampai di sini. Seluruh dokumen, berkas permohonan, dan poin-poin yang disuarakan oleh AMPL telah resmi diterima oleh Komisi 1 untuk dipelajari lebih mendalam.
“Aspirasi ini akan terus kita kawal hingga menemukan solusi yang baik” tuturnya.
Sebagai lembaga wakil rakyat, DPRD berkomitmen untuk berdiri di tengah sebagai jembatan komunikasi yang netral. Komisi 1 menilai, memaksakan sebuah kesimpulan tanpa mendengarkan penjelasan langsung dari pihak PT. SIG justru berpotensi membuat penyelesaian masalah menjadi tidak utuh.
“Nantinya kita akan undang kembali PT. SIG untuk penyesuaian jadwal audiensi berikutnya” terangnya
DPRD akan terus mengawal proses ini dengan mengedepankan komunikasi yang kondusif, transparan, dan berfokus pada kesejahteraan bersama demi menjaga keharmonisan iklim sosial dan investasi di daerah. (Hie)






