Home Berita DPRD Carikan Wawasan Pariwisata Untuk Tuban di Kabupaten Bangkalan

DPRD Carikan Wawasan Pariwisata Untuk Tuban di Kabupaten Bangkalan

589
0
SHARE

DPRD TUBAN – Komisi C (Bidang Kesejahteraan Rakyat) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban laksanakan Kunjungan Kerja ke tempat wisata Bukti Jadih Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (20/2). Tujuan diadakannya Kunjungan Kerja tersebut adalah untuk mengetahui pengelolaan pariwisata alam yang ada di Kabupaten Bangkalan, Madura.

Kunjungan kerja yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban, H. A. Fanani, diterima dengan baik oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan, Lily Setyowati.

Mengingat tempat wisata yang ada di Kabupaten Bangkalan, yang awalnya adalah tempat penambang batu kumbung milik beberapa pengusaha batu kapur milik pribadi yang kurang lebih milik 6 orang pengusaha. Dengan inisiatif dan kreatifitas Pemerintah dan Masyarakat sekitar Kabupaten Bangkalan, maka bekas tambang batu kumbung itu di desain untuk dijadikan tempat Pariwisata.

“Awalnya tidak tertata dengan memandang lahan yang telah di tambang sedemikian rupa, kami berkeinginan tempat ini bisa bermanfaat, sehingga kami mencari ide/gagadan ke jawa untuk menjadikan bekas tambang ini sebagai tempat Pariwisata”. Jelasnya.

Sementara itu, dari factor keamanan/Safety di wisata tersebut sudah di datangkan Tim ahli yang menyatakan aman, karna batu disekelilingnya agak keras, namun ada perbedaan dengan batu yang ada di Kabupaten Tuban, tapi dari segi penggalian sudah sesuai aturan.

Pada akhir acara, Hj. Tri Astuti menyampaikan, bahwa di tuban juga banyak sekali bekas tambang batu kumbung, namun untuk pengelolaan Pariwisata belum ditemukan ide-ide yang pas, untuk itu, dengan adanya Kunjungan Kerja tersebut bekas tambang batu kumbung di Kabupaten Tuban juga bisa di jadikan sebagai tempat Wisata seperti halnya di Kabupaten Bangkalan.

“Kami harap, nantinya Tuban juga memiliki Wisata seperti di Kabupaten Bangkalan ini dengan memanfaatkan bekas penambangan batu kumbung” jelas Tri Astuti. (Adm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here